Tampilkan postingan dengan label Ilmu Filsafat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Filsafat. Tampilkan semua postingan

ALTERNATIF LANGKAH BELAJAR FILSAFAT


Ada banyak cara untuk belajar filsafat sesuai dengan pesatnya perkembangan filsafat sehingga sekarang kini. Para filsuf mengembangkan cara belajar filsafat sesuai dengan pendekatan yang digunakannya. Dalam tulisan ini dikemukakan satu alternatif langkah belajar filsafat yang umum dipakai oleh para filsuf, juga oleh ahli filsafat dan ilmuwan untuk memecahkan masalah filsafat secara umum dan mengkaji  aliran filsafat tertentu.

CABANG DAN ALIRAN FILSAFAT


Ada berbagai cara untuk membagi filsafat menjadi cabang-cabang yang memiliki obyek kajian khusus. Kita dapat menemukan pembagian filsafat berdasarkan sistematika permasalahan (Gazalba, 1979) atau area kajian filsafat yang secara garis besar terdiri dari ontologi, epistemologi dan axiologi. Kita juga bisa menemukan pembagian filsafat berdasarkan obyek kajian dengan cabang-cabang di antaranya filsafat alam, filsafat matematika, filsafat ilmu, filsafat sejarah, filsafat ketuhanan, filsafat bahasa, filsafat agama dan filsafat politik.

PENGERTIAN FILSAFAT


Kata filsafat pertama kali ditemukan dalam tulisan sejarawan Yunani Kuno, Herodotus (484-424 SM). Ia menggunakan kata kerja “berfilsafat” dalam percakapannya dengan Croesus yang kemudian menyampaikan kepada Solon bahwa ia mendengar Solon telah melakukan perjalanan melalui berbagai negeri untuk berfilsafat digerakkan oleh hasrat akan pengetahuan. Kata “berfilsafat” di situ mengindikasikan bahwa Solon mencari pengetahuan untuk pengetahuan semata. Kata filosof atau filsuf berasal dari kata philosophos yang berati pencinta kebijaksanaan; philos berarti kebijaksanaan, dan sophos berarti pecinta dari kata dasar sophia yang berarti cinta.

MENGAPA ILMU FILSAFAT DIPERLUKAN?


Penjelasan tentang hubungan antara filsafat dan ilmu pengetahuan dapat kita temui dalam literatur filsafat ilmu. Filsafat ilmu berkaitan dengan asumsi, fondasi, metode, dan implikasi dari ilmu pengetahuan. Kajian ini juga berkaitan dengan penggunaan dan manfaat ilmu pengetahuan, serta eksplorasi apakah hasil ilmiah sungguh-sungguh menghasilkan kebenaran. Filsafat ilmu juga mempertimbangkan masalah yang berlaku untuk ilmu tertentu (misalnya filsafat biologi atau filsafat fisika). Beberapa filsuf ilmu juga menggunakan hasil kontemporer ilmu pengetahuan untuk memperoleh kesimpulan tentang filsafat. Di sisi lain, filsafat ilmu berurusan dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan.