Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan

CIRI-CIRI KENAMPAKAN ALAM WILAYAH INDONESIA


Anda disini pasti ingat bahwa tiap-tiap provinsi memiliki ciri-ciri kenampakan alam yang berbeda-beda. Adapun kenampakan alam di Indonesia yang dapat Anda lihat pada peta adalah kenampakan alam daratan dan perairan. Alam daratan berupa pegunungan, gunung, dataran rendah, dan tanjung. Sedangkan kenampakan alam perairan berupa sungai, danau, laut, dan selat. Berikut ini akan dijelaskan kenampakan alam wilayah Indonesia seperti pegunungan, gunung, sungai, danau, laut, dan selat.


A. PEGUNUNGAN

Pegunungan Jayawijaya, Papua

Kali ini kita akan membahas pegunungan-pegunungan yang terdapat di beberapa pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian.

SUMBER DAYA ALAM (SDA)


DEFINISI

Semua kekayaan alam, baik berupa makhluk hidup maupun benda mati yang terdapat di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. 


KEMUNGKINAN SUMBER DAYA ALAM REPUBLIK INDONESIA 

1. Iklim yang baik.
2. Tanah yang luas dan subur.
3. Hutan yang luas dan kaya akan hasil hutan.
4. Laut yang luas dan kaya akan aneka macam serta cocok untuk pelayaran.
5. Bahan-bahan tambang mineral dan sebagainya.

KONSERVASI LINGKUNGAN HIDUP (BAGIAN II)


Konservasi perlu dilakukan pada semua unsur lingkungan hidup, diantaranya adalah tanah, Daerah Aliran Sungai (DAS), pesisir dan laut, hutan, dan tipe ekosistem.

Konservasi keanekaragaman hayati bertumpu pada pengelolaan konservasi di dua level keanekaragaman hayati, yaitu:
a. Level spesies, bertujuan untuk mencegah terjadinya kepunahan jenis yang diakibatkan oleh kerusakan habitat, dan pemanfaatan yang tidak terkendali.
b. Level genetik, konservasi keanekaragaman genetik diarahkan pada konservasi insitu dan eksitu untuk mendukung pengembangan budidaya tanaman maupun ternak melalui pengembangan kultivar-kultivar unggul.

KONSERVASI LINGKUNGAN HIDUP (BAGIAN I)


Konservasi lingkungan hidup adalah perlindungan lingkungan hidup yang perlu dilakukan agar terhindar dari kerusakan akibat pemanfaatan yang tidak sesuai dengan kemampuan lingkungan itu sendiri.


KAWASAN-KAWASAN KONSERVASI

1. Konservasi tanah (mencegah terjadinya erosi tanah)
Caranya:
a. Menutup tanah lewat vegetasi.
b. Menjaga kondisi tanah baik struktur maupun tekstur.
c. Menjaga produktifitas tanah.
d. Pengelolaan tanah. Contoh: Pembuatan terasering, penanaman bergilir.

LINGKUNGAN HIDUP

KOMPONEN PENYUSUN EKOSISTEM

1. Produsen, makhluk hidup autotrofik yaitu tumbuhan hijau daun yang mampu membentuk zat organik sebagai bahan makanannya melalui proses fotosintesis.
2. Konsumen, makhluk hidup heterotrofik yang tidak mampu membuat makanan sendiri atau dengan kata lain tergantung pada makhluk hidup lain.
3. Pengurai/dekomposer, makhluk hidup tingkat rendah (mikroorganisme) heterotrofik yang menguraikan bahan organik dari makhluk hidup yang telah mati menjadi bahan anorganik.
4. Abiotik, yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri atas tanah, air, dan udara. Komponen ini adalah benda mati yang mendukung kehidupan makhluk hidup.


KOMPONEN LINGKUNGAN HIDUP

1. Unsur fisik = Contohnya tanah, air, udara, sinar matahari.
2. Unsur hayati = Terdiri atas semua makhluk hidup yang terdapat di bumi.
3. Unsur budaya = Hasil ciptaan manusia berupa nilai, norma, gagasan konsep.


PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA (BAGIAN II)


FAUNA INDONESIA
Karakteristik fauna Asiatis:
1. Jenis mamalia/melahirkan/menyusui
2. Variasi warna sedikit
3. Bertubuh besar
Contoh: Harimau, badak, orang utan, gajah, dll.

Karakteristik fauna Australis:
1. Jenis burung/unggas
2. Variasi warna banyak
3. Bertubuh kecil/memiliki kantung (berkantung)
Contoh: Kanguru, cendrawasih, kasuari, dll.

PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA (BAGIAN I)


FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEBARAN

1. Iklim/klimatik
1. Suhu udara (untuk transpirasi tumbuhan)
2. Sinar matahari (untuk fotosintesis)
3. Kelembaban udara (untuk pertumbuhan tanaman dan perkembangan tanaman)
4. Angin (untuk proses penyerbukan)

2. Tanah/edafik
1. Struktur (sirkulasi udara/pernapasan akar)
2. Tekstur (daya serap tanah terhadap air)

3. Makhluk hidup (biotik)
1. Tumbuhan
2. Hewan
3. Manusia