Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

CONTOH STATEMENT OF AUTHORSHIP


Statement of Authorship


Kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah terlampir adalah murni hasil pekerjaan kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya.

Materi ini belum pernah disajikan sebagai bahan untuk makalah pada mata ajaran lain kecuali kami menyatakan dengan jelas bahwa kami menggunakannya.

Kami memahami bahwa tugas yang kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.

CONTOH BAGIAN PENUTUP ANALISA SAK ETAP


PENUTUP


Pada dasarnya, SAK-ETAP adalah PSAK yang disederhanakan yaitu :
  • Mengabaikan yang tidak relevan.
  • Merupakan pilihan alternative standar akuntansi yang sederhana.
  • Penyederhanaan pengakuan dan pengukuran.
  • Mengurangi tingkat pengungkapan.
  • Penyederhanaan proses penyusunan.

CONTOH PENDAHULUAN DAN LATAR BELAKANG ANALISA SAK ETAP

 

BAB 1


PENDAHULUAN



A.       LATAR BELAKANG


Ikatan Akuntan Indonesia pada tanggal 17 Juli lalu telah meluncurkan standar akuntansi ETAP (SAK-ETAP) bertepatan dalam acara Seminar Nasional Akuntansi “Tiga pilar Standar Akuntansi Indonesia” yang dilaksanakan oleh Universitas Brawijaya dan Ikatan Akuntan Indonesia. Nama standard ini sedikit unik karena exposure draftnya diberi nama Standar Akuntansi UKM (Usaha Kecil dan Menengah), namun mengingat definisi UKM sendiri sering berubah, maka untuk menghindari kerancuan, standard ini diberi nama SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.

CONTOH KATA PENGANTAR


KATA PENGANTAR


Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Akuntansi Keuangan 2. Makalah ini berjudul “Analisa SAK ETAP”.

Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada :
  1. Ibu Birawani Dwi Anggraeni S.E, M.S.M. selaku dosen Mata Kuliah Akuntansi Keuangan 2 yang telah membimbing kami.
  2. Teman – teman kelompok yang telah bekerjasama dalam menyelesaikan tugas.
  3. Teman – teman kelas Akuntansi Keuangan A.
  4. Serta pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN SENDIRI ATAU ORANG LAIN


Menulis cerpen bisa Anda latih. Sumber inspirasi menulis cerpen bermacam-macam. Ada yang berupa khayalan seseorang semata, pengamatan terhadap lingkungan sekitar, namun ada pula yang ditulis berdasarkan pengalaman sendiri maupun pengalaman atau peristiwa yang dialami orang lain. Penulisan cerita pendek agak bebas. Tema yang dikemukakan dikemas dalam alur dengan bahasa yang baik dan menarik. Cerita pendek mempunyai unsur intrinsik, yaitu unsur yang membangun karya sastra dari dalam, yang meliputi: tema, alur, gaya bahasa, setting atau latar, penokohan, dan sudut pandang. Agar dapat menulis cerita pendek dengan baik, Anda harus berpedoman pada unsur-unsur intrinsik tersebut.

MENULIS RESENSI BUKU KUMPULAN CERPEN BERDASARKAN UNSUR-UNSUR RESENSI


Cerpen termasuk karya sastra berupa prosa fiksi. Resensi juga bisa dilakukan terhadap buku fiksi. Cerpen merupakan salah satu prosa pendek yang mengisahkan tentang sebagian kecil kehidupan manusia. Dalam meresensi buku kumpulan cerpen pun hendaknya memerhatikan unsur-unsur berikut.

MENULIS RESENSI BUKU PENGETAHUAN BERDASARKAN FORMAT BAKU


Kata resensi berasal dari bahasa Belanda resensie atau bahasa latin resenseo yang berarti ulasan atau uraian tentang buku, film, drama, teater, ataupun kaset. Ulasan resensi bersifat informatif mengenai pertimbangan mutu, baik atau buruk sebuah buku, Resensi buku bertujuan memberikan rangsangan kepada pembaca agar membaca dan memiliki buku tertentu. Di samping itu, resensi buku dapat membantu penerbit atau engarang untuk memperkenalkan buku yang baru diterbitkan. Pokok-pokok yang dijadikan sasaran dalam meresensi buku sebagai berikut.


1. IDENTITAS BUKU

MEMBACA TEKS PIDATO DENGAN TEPAT


Anda tentu sering mednegarkan suatu pidato, baik secara langsung ataupun melalui media. Pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Untuk dapat berpidato dengan baik diperlukan persiapan yang matang.

Salah satu metode pidato adalah pidato dengan cara membaca teks. Biasanya orang yang berpidato dengan metode membaca teks ini akan terpaku pada naskah yang dibawanya. Seringkali ia asyik membaca teks tanpa memerhatikan hadirin atau audiensnya. Akibatnya, interaksi antara orang yang membacakan teks pidato dengan hadirin tidak terjadi. Tentu saja hal ini harus dihindari. Untuk menghindari hal seperti ini, seseorang yang akan membaca teks pidato di depan orang banyak tidak bisa langsung membacakan teks pidato tanpa persiapan sama sekali. Meskipun membaca teks, ia harus mempelajari teks pidato terlebih dahulu. Dengan kata lain, ia harus memahami isi teks pidato. Jika ia menguasai materi pidato dengan baik, ia akan dapat membacakan teks pidato dengan rileks dan leluasa.

MENYAMPAIKAN INTISARI BUKU BIOGRAFI DALAM DISKUSI


Buku biografi merupakan salah satu jenis buku nonfiksi. Buku biografi berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Buku biografi memaparkan kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua. Bahkan, sampai meninggal dunia. Selain itu, semua jasa, buah karya, dan segala hal yang dihasilkan oleh tokoh tersebut ditulis dalam buku biografi tersebut.

Setelah membaca buku biografi, Anda dapat menyampaikan intisari buku biografi tersebut kepada orang lain. Intisari buku biografi berupa hal-hal penting dan hal-hal menarik yang terdapat dalam buku serta isi buku.

MENGOMENTARI BERBAGAI LAPORAN LISAN DENGAN MEMBERIKAN KRITIK DAN SARAN


Pada pelajaran lalu Anda telah diajak untuk menyusun laporan. Laporan bermacam-macam jenisnya sesuai dengan event atau peristiwa yang dikerjakan. Misalnya laporan kunjungan, laporan pengamatan, laporan perjalanan, laporan hasil diskusi, dan sebagainya. Namun masing-masing laporan memiliki unsur-unsur yang berbeda-beda, sesuai dengan apa yang akan dilaporkan.

Setelah mendengarkan pembacaan suatu laporan, Anda bisa memberikan tanggapan yang berupa kritik, saran, atau kritik dan saran. Kritik dapat diartikan sebagai kupasan, bahasan, atau kecaman terhadap sesuatu (dalam pembahasan ini adalah laporan). Adapun saran dapat diartikan sebagai anjuran, nasihat, atau arahan terhadap sesuatu (dalam hal ini adalah isi laporan). Tujuan disampaikannya kritik dan saran yaitu agar isi laporan lebih sempurna sehingga dapat memberikan informasi yang lebih lengkap dan akurat kepada pendengar/penikmat laporan.

MENJELASKAN UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN


Salah satu karya sastra berbentuk prosa adalah cerpen atau cerita pendek. Membaca cerpen berarti Anda harus memahami isi cerpen. Pemahaman ini berkaitan dengan unsur-unsur yang terdapat dalam cerpen. Pemahaman ini berkaitan dengan unsur-unsur yang terdapat dalam cerpen. Unsur yang akan dipelajari adalah unsur intrinsik cerpen. Apa yang Anda ketahui tentang unsur intrinsik cerpen? Pahami penjelasan berikut ini!

MEMBACAKAN PUISI KARYA SENDIRI DENGAN LAFAL, INTONASI, PENGHAYATAN, DAN EKSPRESI YANG SESUAI


Puisi merupakan karya sastra yang ditulis dengan kata-kata yang singkat, padat, dan kaya makna. Umumnya kata-kata yang digunakan bermakna konotatif.

Membaca puisi merupakan suatu hal yang tidak mudah. Ada dua hal yang harus Anda lakukan sebelum membaca puisi. Pertama, Anda harus memberi penanda jeda. Kedua, memberi tekanan pada puisi yang hendak dibaca.

MENULIS LAPORAN DISKUSI DENGAN MELAMPIRKAN NOTULEN DAN DAFTAR HADIR


Kegiatan diskusi sering dilakukan di berbagai kesempatan dan lingkungan. Banyak manfaat yang dapat diambil dari kegiatan diskusi, antara lain dapat mencari solusi atas suatu permasalahan bersama, melatih seseorang mengungkapkan gagasan, ide, pendapat, berlatih, menghargai pendapat orang lain, dan sebagainya.

Hasil kegiatan diskusi dapat disusun menjadi suatu laporan. Tugas ini dilakukan oleh notulis, ia harus membuat laporan diskusi berdasarkan notulen (catatan hasil diskusi) yang telah dibuat.

MENEMUKAN IDE POKOK DAN PERMASALAHAN DALAM ARTIKEL MELALUI KEGIATAN MEMBACA INTENSIF


Membaca intensif adalah membaca secara terus-menerus dan penuh pemahaman terhadap suatu bacaan. Tujuan membaca intensif, yaitu untuk mengetahui secara detail hal-hal yang diungkapkan dalam bacaan. Oleh karena itu, dalam membaca intensif pembaca harus melakukannya dengan sungguh-sungguh.


1. MENEMUKAN KALIMAT YANG MENGANDUNG GAGASAN UTAMA DAN PENJELAS

Sebuah artikel umumnya tersusun oleh beberapa paragraf. Setiap paragraf mengandung gagasan pokok yang berbeda. Dalam gagasan pokok tersirat suatu permasalahan. Untuk menemukan ide pokok, pembaca harus cermat membaca setiap kalimat dalam paragraf.

MENYAMPAIKAN GAGASAN DAN TANGGAPAN DENGAN ALASAN YANG LOGIS DALAM DISKUSI


Dalam kehidupan sehari-hari, banyak permasalahan yang perlu dipecahkan dengan cara berdiskusi. Diskusi merupakan suatu bentuk kegiatan bertukar pikiran yang teratur dan terarah, baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Beberapa pendapat akan muncul dalam diskusi. Pendapat merupakan gagasan, pikiran, atau ide tentang suatu hal (orang atau peristiwa). Jika mengajukan pendapat dalam diskusi, Anda harus memiliki argumentasi. Argumentasi adalah alasan, contoh, dan bukti sehingga peserta diskusi membenarkan pendapat, gagasan, dan sikap.

Agar Anda mampu mengemukakan pendapat dengan alasan yang logis, lakukan langkah-langkah berikut.
  1. Berpikir kritis dan logis.
  2. Menjauhkan emosi dan subjektivitas.
  3. Mampu memilih fakta yang sesuai dengan tujuan sehingga dapat menarik kesimpulan yang sulit dibantah.

MEMBEDAKAN ANTARA FAKTA DAN OPINI DARI BERBAGAI LAPORAN LISAN


Dalam sebuah laporan, kita dapat menemukan data yang berupa fakta dan opini/pendapat.
  1. Fakta adalah hal atau keadaan yang benar-benar ada atau terjadi. Setiap orang akan memiliki kesamaan dalam pengamatan fakta. Fakta bersifat objektif.
  2. Opini adalah perkiraan, pikirian, atau anggapan tentang suatu hal (seperti orang atau peristiwa). Pendapat orang mengenai suatu hal bisa berbeda-beda. Perbedaan pendapat yang diungkapkan tergantung pada sudut pandang dan latar belakang yang dimiliki. Opini bersifat subjektif.

MENGOMENTARI PEMBACAAN PUISI BARU TENTANG LAFAL, INTONASI, DAN EKSPRESI YANG TEPAT


Puisi baru tercipta pada masa angkatan Pujangga Baru. Para pencipta puisi baru berusaha melepaskan diri dari ikatan-ikatan puisi lama. Yang termasuk puisi baru, yaitu distikon (2 baris), tersina (3 baris), quartin (4 baris), quint (5 baris), sektet (6 baris), septima (7 baris), oktaf (8 baris), dan soneta (14 baris).

Cara membaca puisi dapat dilakukan dengan teknik-teknik berikut.
  1. Deklamasi, yaitu pembacaan puisi yang menekankan pada ketepatan pemahaman, ketepatan ekspresi wajah dan disertai gerak-gerik tubuh yang lebih bebas.
  2. Musikalisasi, adalah pembacaan puisi yang diiringi dengan musik (gitar, kendang, piano, drum, dan lain-lain).
  3. Membaca indah, merupakan pembacaan puisi yang mentikberatkan pada pemahaman, keindahan vokal dan ketepatan ekspresi.

MENANGGAPI PEMBACAAN PUISI LAMA TENTANG LAFAL, INTONASI, DAN EKSPRESI YANG TEPAT


Setelah sebelumnya kita membahas tentang MENULIS SURAT DINAS BERDASARKAN ISI, BAHASA, DAN FORMAT YANG BAKU, sekarang Dari Kelas akan membahas sebuah artikel berjudul Menanggapi Pembacaan Puisi Lama tentang Lafal, Intonasi, dan Ekspresi yang Tepat.
 

Puisi adalah bentuk kesusastraan yang paling tua. Karya sastra berupa puisi menduduki tempat yang tinggi dalam setiap kebudayaan. Bahkan pada zaman dahulu puisi menjadi bagian dari hidup masyarakat tradisional berupa puisi lisan seperti mantra dan pantun.

Berdasarkan kurun waktu penciptaannya, dikenal puisi lama dan puisi baru.
  1. Puisi lama (pantun, karmina, seloka, syair, talibun, gurindam, mantra).
  2. Puisi baru (distikon, tersina, kuatrin, kuint, sektet, septima, oktaf).

MENULIS SURAT DINAS BERDASARKAN ISI, BAHASA, DAN FORMAT YANG BAKU


Setelah sebelumnya kita membahas tentang MEMBACA NYARING TEKS PIDATO DENGAN INTONASI YANG TEPAT, sekarang Dari Kelas akan membahas sebuah artikel berjudul Menulis Surat Dinas Berdasarkan Isi, Bahasa, dan Format yang Baku.


Surat dinas merupakan surat resmi yang ditulis oleh instansi, jawatan, atau organisasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan instansi, jawatan, atau organisasi tersebut. Surat dinas menggunakan bahasa baku dan efektif. Bahasa baku adalah bahasa yang diakui benar menurut kaidah yang dibakukan. Bahasa efektif adalah bahasa yang sederhana atau tidak berbelit-belit, ringkas, jelas, dan tidak mengandung makna ganda.

MEMBACA NYARING TEKS PIDATO DENGAN INTONASI YANG TEPAT


Setelah sebelumnya kita membahas tentang MENYAMPAIKAN INTISARI BUKU BIOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA YANG EFEKTIF DALAM DISKUSI, sekarang Dari Kelas akan membahas sebuah artikel berjudul Membaca Nyaring Teks Pidato dengan Intonasi yang Tepat.


Di berbagai kesempatan sering disampaikan suatu pidato, baik pada kesempatan resmi maupun kesempatan tidak resmi. Ada beberapa cara orang berpidato, antara lain dengan membaca teks atau tanpa teks. Kedua cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Ketika membaca naskah pidato, Anda haru memerhatikan kejelasan intonasi dan ekspresi yang tepat. Membacanya pun harus lancar. Sebaiknya, membaca teks pidato dilakukan seperti berbicara biasa, jangan seperti orang yang sedang membaca. Selain itu, pertimbangkan pula mana yang merupakan kata-kata kunci atau isi pokok pidato. Berpidatolah dengan memberikan penekanan pada kata-kata kunci. Pada saat berpidato Anda harus percaya diri dan tampil dengan sikap yang tepat.